Gelar Webinar Gender Dan Radikalisme Jihad Bukan Menjadi Teroris. Tugas dan peran perempuan dalam gerakan radikalisme cukup beragam dan signifikan. Gelar Webinar Gender dan Radikalisme, Jihad Bukan Menjadi Teroris; Dorong Masyarakat Melek Digital, Kemenkominfo Gelar Webinar Nasional Literasi Digital; Bahas Pengurangan UKT, Dema-I Tegaskan Hasil Tidak Sesuai Kesepakatan Pimpinan; Klarifikasi Budi Haryanto Terkait Dugaan Pemalsuan Ijazah KMD Para pelaku teror ini menyalahgunakan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin menjadi dasar gerakan kekerasan. "Islam itu bukan teroris dan teroris itu bukan Islam," penegasan ini disampaikan oleh Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, M.
Sebab mereka melakukannya sekedar mengikuti hawa nafsu agar menimbulkan korban lebih banyak. Memang di media, mula-mula radikalisme diidentikkan dengan pemahaman agama yang. Renyah karena semua bisa keluarkan dan saling bertukar pendapat, tapi muaranya sama; kekerasan.
Makna jihad harusnya tidak bisa terlepas dari konteks sejarah, hukum, syarat dan etika jihad.
Kita sepakat bahwa radikalisme bukan Islam karena setiap agama pasti ada." Sambungnya.
Unesa.ac.id, Surabaya-Gerakan radikalisme dan aksi terorisme masih menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak. Istilah 'radikalisme' belakangan ini kerap kali bukan hanya menghiasi berbagai media masa di negeri ini, tapi juga telah menjadi diskusi dan konsumsi publik yang renyah. Kelompok radikalisme dan organisasi teroris mengadaptasi teknologi komunikasi baru, termasuk media sosial, untuk tujuan mereka, yakni mendapatkan banyak anggota, donasi, dan pengaruh.
Komentar
Posting Komentar